SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus menggalakkan kreativitas masyarakat dalam membangun ekonomi lokal. Salah satunya lewat Pasar Tiban UMKM Lamper Lor yang resmi digelar setiap Sabtu malam di depan Kantor Kecamatan Semarang Selatan.
Pasar yang dibuka pukul 16.00 hingga 22.00 WIB ini menawarkan berbagai produk kuliner, kerajinan, dan hasil karya UMKM lokal.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan pasar ini merupakan ruang penting untuk melahirkan inovasi. “Pasar tiban menjadi wadah kreativitas warga. Dengan adanya kegiatan ini, potensi UMKM bisa lebih dikenal luas,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar penyelenggaraan pasar tetap memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan. “Pasar ini harus sehat dan ramah bagi semua pengunjung,” tambahnya.
Kegiatan ini juga diramaikan senam bersama, doorprize, serta penampilan penjual jamu viral, Putri Ayu Bakul Jamu, yang memadukan budaya tradisional dengan strategi promosi digital.
Menurut Agustina, fenomena ini membuktikan UMKM Semarang punya semangat berinovasi. “Kalau UMKM kita kreatif, maka daya saing semakin tinggi,” jelasnya.
Pasar Tiban UMKM Lamper Lor diharapkan bisa menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi lokal berbasis kreativitas.
Selain memberi ruang usaha, pasar ini juga memperkuat interaksi sosial masyarakat dan menciptakan suasana rekreasi yang sehat.
Pemkot Semarang optimistis pasar mingguan ini akan berkelanjutan dan memberi dampak positif jangka panjang bagi UMKM kota.
Reporter: Ismu Puruhito






Be First to Comment