SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan trek pacuan kuda internasional di Batang. Fasilitas tersebut akan menjadikan Jateng sebagai pusat olahraga pacuan kuda dan equestrian di Indonesia.
Ketua Umum Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, menyebut sudah ada kesepakatan dengan pengelola Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sebagai lokasi pembangunan. “Kami ingin menjadikan Jawa Tengah magnet olahraga berkuda nasional,” katanya.
Pembangunan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar Pordasi menyiapkan atlet untuk tampil di ajang internasional.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, kehadiran trek pacuan di Batang akan memperkuat ekosistem olahraga berkuda yang sudah tumbuh melalui komunitas dan stable lokal.
Bahkan, sejumlah stable seperti Santosa Stable Kendal dan MPS Semarang sudah melahirkan atlet-atlet potensial. Dukungan infrastruktur diyakini akan mempercepat proses pembinaan.
Selain membangun infrastruktur, Pordasi juga fokus mengirim atlet ke luar negeri. Program ini diharapkan meningkatkan kualitas joki pacu dan rider equestrian Indonesia.
Kompetisi lokal pun terus digelar secara rutin, mulai dari pacuan kuda derby hingga kejuaraan equestrian di Semarang. Semua ini menunjukkan fondasi olahraga berkuda di Jawa Tengah sudah cukup kuat.
Aryo memastikan fase pertama pembangunan trek pacuan akan dimulai setelah studi kelayakan rampung. Targetnya, akhir 2026 pacuan perdana bisa digelar.
Pemprov Jateng menilai langkah ini tidak hanya mengangkat olahraga, tetapi juga menjadi peluang investasi pariwisata baru.
Dengan sinergi pemerintah, Pordasi, dan komunitas, Jawa Tengah optimistis mampu menjadi pusat olahraga berkuda nasional dan sekaligus destinasi wisata unggulan.
Reporter: Ismu Puruhito






Be First to Comment