Press "Enter" to skip to content
Pemkot Semarang raih penghargaan ANRI 2024 dengan predikat Sangat Memuaskan (AA). Langkah nyata menuju pemerintahan digital.

Tertib Arsip, Kunci Sukses Pemkot Semarang Raih Predikat Nasional

JAKARTA – Pemkot Semarang menorehkan prestasi baru di bidang tata kelola pemerintahan setelah dinobatkan sebagai salah satu daerah terbaik dalam Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 oleh ANRI dengan nilai 94,41 (AA – Sangat Memuaskan).

Dalam acara yang digelar di Jakarta, Kepala Dinas Arpus Kota Semarang, FX Bambang Suranggono, menerima penghargaan langsung dari Wiwi Dianasari, Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan ANRI.

Wali Kota Agustina Wilujeng mengapresiasi kerja keras seluruh ASN. “Kami bersyukur, karena ini menunjukkan bahwa Semarang mampu membuktikan diri sebagai kota yang disiplin dalam pengelolaan arsip, sekaligus transparan dalam kinerja pemerintahan,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan arsip bukan sekadar tanggung jawab administrasi, tetapi juga bagian dari tata kelola pemerintahan modern yang akuntabel dan berkelanjutan.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemkot dalam mengintegrasikan sistem digital arsip dan dokumen melalui pendekatan SPBE.

FX Bambang Suranggono menjelaskan bahwa transformasi digital di bidang kearsipan telah diterapkan sejak 2022. “Kami terus melakukan audit arsip internal untuk memastikan setiap dokumen penting terekam dengan baik. Semua berbasis digital,” katanya.

Kepala ANRI Mego Pinandito menyebut Semarang sebagai salah satu kota yang paling konsisten menerapkan sistem pengawasan arsip. “Ini bukti bahwa birokrasi bisa bekerja cepat dan akurat bila memiliki dokumentasi kuat,” ucapnya.

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy menambahkan bahwa kearsipan memiliki nilai strategis dalam mendukung kebijakan berbasis data. “Dengan arsip yang rapi, pembangunan bisa diarahkan dengan lebih tepat,” ujarnya.

Prestasi ini sekaligus menegaskan reputasi Pemkot Semarang di kancah nasional sebagai pelopor reformasi administrasi publik dan manajemen arsip digital.

Agustina berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi daerah lain. “Kita ingin menjadi contoh bahwa arsip bukan masa lalu, tapi fondasi masa depan pemerintahan,” tandasnya.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.