Press "Enter" to skip to content
BANTU UMKM: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan siap menyalurkan KUR sesuai mekanisme. Foto: Ist.

UMKM Semarang Diharapkan Semakin Kuat, Wali Kota Agustina Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan KUR

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang mendorong pelaku UMKM agar siap memanfaatkan peluang baru dari kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang rencananya dapat diajukan tanpa agunan. Kebijakan ini dinilai dapat membuka ruang berkembang bagi ribuan pelaku usaha kecil.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menilai bahwa kebijakan pembiayaan seperti KUR memiliki dampak sosial yang besar. Modal usaha yang lebih mudah diakses diharapkan dapat memperkuat perekonomian keluarga pelaku usaha.

Ia mengatakan bahwa Pemkot Semarang tidak ingin terburu-buru merespons sebelum keluar Surat Edaran resmi dari pemerintah pusat. Kejelasan mekanisme diperlukan untuk memberi kepastian bagi masyarakat.

Agustina menegaskan bahwa apabila pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan benar diterapkan, banyak UMKM pemula akan terbantu. Banyak dari mereka yang selama ini terkendala modal dan tidak memiliki aset yang bisa dijadikan jaminan.

Menurutnya, KUR harus dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah. Pelaku usaha diminta menggunakan pinjaman secara bijak agar usaha dapat tumbuh sehat.

Ia berharap pelaku UMKM meningkatkan kreativitas dalam memproduksi barang dan jasa. Dengan inovasi, produk lokal memiliki peluang lebih besar masuk pasar digital maupun ritel modern.

Pemkot Semarang melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan memberikan ruang konsultasi bagi UMKM. Pemerintah ingin memastikan pelaku usaha tidak berjalan sendiri.

Agustina menekankan pentingnya pendampingan agar UMKM dapat memahami cara mengelola modal, mengatur produksi, hingga merancang strategi pemasaran. Pendampingan humanistik dinilai penting agar pelaku usaha lebih percaya diri.

Ia mengatakan bahwa cerita sukses UMKM menjadi energi positif bagi pemerintah daerah. Pemerintah menunggu kisah inspiratif baru dari pelaku usaha yang berhasil memanfaatkan KUR secara tepat.

Wali Kota mengajak UMKM untuk terus berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi bersama pendamping pemerintah. Kolaborasi ini dianggap penting dalam memperkuat ekosistem UMKM di Kota Semarang.

Ia juga meminta masyarakat terus mendukung produk UMKM lokal sebagai bentuk cinta terhadap karya warga sendiri. Dengan meningkatnya konsumsi lokal, pelaku usaha dapat berkembang lebih cepat.

Pemerintah kota percaya bahwa kebijakan KUR tanpa agunan dapat memperkuat fondasi ekonomi keluarga. Semakin banyak usaha kecil yang berkembang, semakin kuat pula ketahanan ekonomi masyarakat.

Agustina menutup dengan ajakan agar UMKM terus semangat dan berinovasi. Pemerintah siap mendengar, mendukung, dan bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan Semarang yang semakin hebat.

Reporter: Ismu Puruhito

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.