SEMARANG – Komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik kembali berbuah prestasi.
Kota Semarang berhasil meraih penghargaan Badan Publik Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Kategori Informatif Tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah dalam Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik di Hotel Patra Semarang, Selasa (16/12).
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, Kota Semarang meraih nilai 97,74 dan menempati peringkat ketiga se-Jawa Tengah.
Penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang hadir mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.
Iswar menyatakan bahwa keterbukaan informasi telah menjadi komitmen jangka panjang Pemerintah Kota Semarang.
Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, melainkan kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.
“Transparansi mendorong akuntabilitas dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemkot Semarang terus meningkatkan kapasitas PPID di setiap perangkat daerah.
Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi fokus utama dalam penyebaran informasi publik yang cepat dan akurat.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Indra Ashoka Mahendrayana menyebutkan, capaian tahun ini menunjukkan perbaikan signifikan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi.
Ia menjelaskan bahwa sebanyak 82 badan publik berhasil masuk kategori informatif.
Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan kepatuhan regulasi dan kualitas layanan informasi publik.
Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro menekankan pentingnya keseimbangan antara keterbukaan dan perlindungan informasi yang dikecualikan.
Ia mengingatkan badan publik untuk melakukan uji konsekuensi secara cermat.
Penghargaan ini juga mencerminkan komitmen Pemkot Semarang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Transparansi dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan partisipatif.
Reporter: Ismu Puruhito






Be First to Comment